Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Praktisi Keamanan Siber Bicara Data SIM Card Bocor Diduga dari Kominfo

image-gnews
Ilustrasi - Kartu SIM (Subscriber Identity Module) atau SIM Card ponsel. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/Spt. (ANTARA FOTO/PRASETYO UTOMO)
Ilustrasi - Kartu SIM (Subscriber Identity Module) atau SIM Card ponsel. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/Spt. (ANTARA FOTO/PRASETYO UTOMO)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSetelah data PLN dan Indihome belum lama ini, kembali ramai kabar data bocor dan bahkan diperjualbelikan. Terbaru adalah dugaan data 1,3 miliar SIM Card terdiri dari NIK, nomor telepon, nama provider, dan tanggal pendaftaran. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang memastikannya sejak akun Bjorka di Twitter menyatakan data yang dijualnya seharga 50 ribu dolar AS itu dibobol dari lembaga tersebut.

Belum ada keterangan lagi dari Kominfo setelah pada Kamis kemarin, 1 September 2022, membantah pernah menampung data yang dimaksud, dan Menteri Johnny G. Plate meminta adanya audit soal dugaan data bocor itu. Meski begitu, konsultan keamanan siber di Periksa Data dan pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, punya pandangan sendiri.

Dia mengingatkan ke periode 2018 ketika Kementerian Kominfo menetapkan registrasi nomor ponsel menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Penetapan itu, kata Teguh, disertai janji kepada para pengguna ponsel akan terbebas dari spam.

"Terbebas dari spam tak didapat, kini data registrasi no HP (NIK, No HP, provider, tanggal registrasi) sebanyak 1,3 miliar bocor & dijual #BlokirKominfo,” bunyi cuitan Teguh di Twitter pada Kamis.

Cuitan ini disertai  tangkapan layar yang tertulis 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM (Subscriber Identity Module) telepon Indonesia telah dibobol. Tangkapan layar tersebut menampilkan rincian jumlah data yang bocor, mulai dari besar kapasitas data hingga harga data yang dipatok sebesar 50 ribu dolar AS. Juga ada contoh sampel 2 juta data.

Tangkapan layar jual beli data 1,3 miliar kartu SIM telepon Indonesia. FOTO/Twitter

Teguh yang tergabung dalam aliansi menolak aturan Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat itu kemudian mengkritik Kominfo sebagai otoritas pengawas perlindungan data pribadi. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut catatan Tempo.co, pada Juli lalu, laman PSE Kominfo juga menjadi sasaran 'tangan jahil'. Pada bagian alamat, misalnya, terisi curhatan panjang. Kemudian, fitur pencarian pada laman tersebut hilang. 

Saat itu Teguh juga memperlihatkan banyak contoh hasil laman PSE yang berhasil ditembus oleh pihak yang tidak berhak. “Web PSE Kominfo ini mudah sekali untuk disusupi,” kata dia.

Baca juga:
Kominfo Sebut 3 Faktor Data Bocor Terus Terjadi di Tanah Air


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Elaelo, Platform Media Sosial yang Diklaim Jadi Pengganti X

12 menit lalu

elaelo. id. FOTO/Instagram/elaelo.id
Mengenal Elaelo, Platform Media Sosial yang Diklaim Jadi Pengganti X

Aplikasi Elaelo beberapa waktu yang lalu banyak diperbincangkan karena dianggap sebagai pengganti X. Kenali aplikasi Elaelo berikut ini.


Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menumpuk Akibat Gangguan Server Pusat Data Nasional

3 jam lalu

Calon penumpang pesawat memindai paspor dan pengenalan wajah di pintu otomatis (autogate) pemeriksaan imigrasi, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 3 Januari 2024. Direktorat Jenderal Imigrasi Bandara Soekarno Hatta meresmikan 68 autogate baru di Terminal 3, dan 10 autogate baru di Terminal 2 untuk mempermudah dan memperketat layanan pemeriksaan imigrasi bagi penumpang. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddi
Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menumpuk Akibat Gangguan Server Pusat Data Nasional

Calon penumpang penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menumpuk di sejumlah check in counter pada pemeriksaan imigrasi.


Sistem Pusat Data Nasional Kominfo Down, Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Dilakukan Manual

3 jam lalu

Antrian panjang di Bandara Soekarno Hatta akibat gangguan server imigrasi. FOTO/istimewa
Sistem Pusat Data Nasional Kominfo Down, Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Dilakukan Manual

Layanan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan imbas dari gangguan pada Pusat Data Nasional Kementerian Kominfo.


Layanan Keimigrasian di Bandara dan Pelabuhan Alami Gangguan, Tetap Layani Perlintasan dan Permohonan Paspor

3 jam lalu

Antrian panjang di Bandara Soekarno Hatta akibat gangguan server imigrasi. FOTO/istimewa
Layanan Keimigrasian di Bandara dan Pelabuhan Alami Gangguan, Tetap Layani Perlintasan dan Permohonan Paspor

Layanan keimigrasian serta tempat pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan mengalami kendala.


Kembalikan Uang Suap Proyek BTS Rp 40 Miliar, Achsanul Qosasi Divonis Setengah dari Tuntutan Jaksa

6 jam lalu

Terdakwa kasus korupsi pengadaan infrastruktur BTS 4G BAKTI Kominfo Achsanul Qosasi berjalan keluar ruangan usai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2024. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung menuntut mantan anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu lima tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Kembalikan Uang Suap Proyek BTS Rp 40 Miliar, Achsanul Qosasi Divonis Setengah dari Tuntutan Jaksa

Majelis hakim memvonis Achsanul Qosasi 2,5 tahun penjara dari tuntutan jaksa 5 tahun penjara karena telah mengembalikan uang suap Rp 40 miliar.


Sadikin Rusli Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Perkara Suap BTS 4G kepada Achsanul Qosasi

8 jam lalu

Penangkapan Sadikin Rusli atau SR di kediamannya di Manyar Kertoarjo 8/85 RT 4/RW 11, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur. Sadikin ditangkap karena menerima uang Rp 40 mliar dan diduga disalurkan ke Badan Pengawas Keuangan (BPK) dalam upaya penutupan kasus Korupsi BTS 4G Bakti Kominfo. Minggu, 15 Oktober 2023. Foto Kejaksaan Agung
Sadikin Rusli Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Perkara Suap BTS 4G kepada Achsanul Qosasi

Hukuman penjara Sadikin Rusli sama dengan Achsanul Qosasi.


Dinyatakan Dalam Pengawasan Kominfo, Amankah Mengakses Situs Ela Elo?

10 jam lalu

elaelo. id. FOTO/Instagram/elaelo.id
Dinyatakan Dalam Pengawasan Kominfo, Amankah Mengakses Situs Ela Elo?

Saat membuka website Ela Elo, di bagian bawahnya terlihat tulisan "Dalam Pengawasan Kominfo".


Elaelo: Imbauan dari SAFEnet hingga Domain yang tidak Aman

10 jam lalu

Tampilan web Elaelo sebelum resmi diluncurkan. FOTO/elaelo.id/
Elaelo: Imbauan dari SAFEnet hingga Domain yang tidak Aman

Elaelo ini menjadi sorotan, bahkan viral di media sosial karena sempat beredar itu buatan Kominfo, namun kabar itu dibantah


Fakta-fakta Kominfo Sikat Judi Online, Selanjutnya Pinjol

11 jam lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Fakta-fakta Kominfo Sikat Judi Online, Selanjutnya Pinjol

Budi mengungkapkan judi online dan pinjaman onlie atau pinjol tersebut saling berkaitan ibarat saudara kandung kakak dan adik yang tidak ada putusnya.


Situs Elaelo Cabut Label Kominfo, Diganti Menjadi Democracy Fighters

1 hari lalu

Tampilan web Elaelo sebelum resmi diluncurkan. FOTO/elaelo.id/
Situs Elaelo Cabut Label Kominfo, Diganti Menjadi Democracy Fighters

Label bagian bawah situs yang awalnya ditulis Under Construction by Kominfo diganti menjadi Under Construction by Democracy Fighters.